KURIKULUM
2013
RENCANA
PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
ASAM BASA
Satuan Pendidikan : SMA/MA ......................
Mata Pelajaran : Kimia
Materi pokok : Asam Basa
Sub Materi : Konsep Asam Basa
Kelas/Semester : XI/1
Alokasi Waktu : 1 x 15 menit
A.
KOMPETENSI INTI
KI-1 :
Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
KI-2 : Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab,
peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan
proaktif, dan menunjukan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai
permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan
alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia
KI-3 : Memahami, menerapkan, dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural,
dan metakognitif berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni,
budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan
peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan
prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya
untuk memecahkan masalah
KI-4 : Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah
konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya
di sekolah secara mandiri, bertindak secara efektif dan kreatif, serta mampu
menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan
B.
KOMPETENSI DASAR
DAN INDIKATOR
1.1 Menyadari adanya
keteraturan dari sifat hidrokarbon, termokimia, laju reaksi, kesetimbangan
kimia, larutan dan koloid sebagai wujud kebesaranTuhan YME dan pengetahuan
tentang adanya keteraturan tersebut sebagai hasil pemikiran kreatif manusia
yang kebenarannya bersifat tentatif.
Indikator
:
·
Mengagungkan
Tuhan YME
·
Menyadari
bahwa ketentuan yang ditetapkan oleh Tuhan YME adalah terbaik untuk kita
2.1
Menunjukkan perilaku ilmiah (memiliki rasa ingin tahu, disiplin, jujur, objektif, terbuka, mampu membedakan fakta dan opini, ulet,
teliti, bertanggung jawab, kritis, kreatif, inovatif, demokratis, komunikatif)
dalam merancang dan melakukan percobaan serta berdiskusi yang diwujudkan dalam
sikap sehari-hari.
Indikator :
·
Rasa
ingin tahu
·
Jujur
dalam menggunakan data pengamatan
·
Teliti
dalam mengolah dan menganalisis data
·
Ulet
dalam mencari pengetahuan yang mendukung penyelesaian masalah
2.2
Menunjukkan perilaku kerjasama, santun, toleran, cinta damai dan peduli
lingkungan serta hemat dalam memanfaatkan sumber daya alam.
Indikator :
·
Bekerja
sama dengan baik dalam kelompok
·
Kepedulian
terhadap lingkungan
·
Memanfaatkan
sumber daya alam sesuai kebutuhan
2.3 Menunjukkan
perilaku responsif dan pro-aktif serta bijaksana sebagai wujud kemampuan
memecahkan masalah dan membuat keputusan.
Indikator :
·
Mengemukakan
pendapat serta menghargai pendapat anggota kelompok
·
Kemampuan
dalam memecahkan masalah dan membuat
keputusan
3.10 Menganalisis sifat
larutan berdasarkan konsep asam basa dan/atau pH larutan.
Indikator :
·
Menjelaskan
konsep asam basa menurut Arrhenius
·
Mengidentifikasi spesi asam dan spesi
basa menurut Arrhenius dari suatu persamaan reaksi
·
Menjelaskan
konsep asam basa menurut Bronsted-Lowry
·
Mengidentifikasi spesi asam dan spesi
basa menurut Bronsted-Lowry dari suatu persamaan reaksi
·
Menjelaskan
konsep asam basa menurut Lewis
·
Mengidentifikasi spesi asam dan spesi
basa menurut Lewis dari suatu persamaan reaksi
C.
PERTEMUAN
A. Tujuan
Pembelajaran
1.
Peserta didik dapat menjelaskan konsep asam basa menurut Arrhenius
2.
Peserta didik dapat mengidentifikasi
spesi asam dan spesi basa menurut Arrhenius dari suatu persamaan reaksi
3.
Peserta didik dapat menjelaskan konsep
asam basa menurut Bronsted-Lowry
4. Peserta
didik dapat mengidentifikasi spesi asam dan spesi basa menurut Bronsted-Lowry
dari suatu persamaan reaksi
5. Peserta didik dapat
menjelaskan konsep asam basa menurut Lewis
6. Peserta didik dapat
mengidentifikasi spesi asam dan spesi basa menurut Lewis dari suatu persamaan
reaksi
B.
Materi Pembelajaran
1) Konsep asam basa Arrhenius
Pada tahun
1886, Svante Arrhenius, ilmuwan dari
Swedia menyatakan teori tentang asam dan basa. Menurut Arrhenius, Asam adalah suatu zat yang bila dilarutkan ke dalam air akan menghasilkan ion hidrogen (H+). Asam umumnya
merupakan senyawa kovalen. Misalnya gas hidrogen klorida yang merupakan senyawa
kovalen, tetapi apabila dilarutkan ke dalam air akan terurai menjadi
ion-ionnya. Contoh :
HCl(aq)
H+(aq) + Cl–(aq)
Senyawa HCl terurai menjadi ion H+ dan ion
Cl- ketika dilarutkan dalam air.
Basa adalah suatu senyawa yang bila
dilarutkan ke dalam air akan menghasilkan ion hidroksida
(OH-).
Yang menyebabkan sifat basa adalah ion OH-. Contoh:
NaOH(aq)
→Na+(aq) + OH–(aq)
NaOH merupakan suatu basa sebab
dapat melepaskan OH– jika dilarutkan ke dalam air.
2)
Konsep asam basa
Bronsted-Lowry
Pada tahun 1923, Johanes
Nicolaus Bronsted, kimiawan dari Denmark dan Thomas Martin Lowry, kimiawan dari Amerika Serikat mendefinisikan
tentang asam dan basa. Menurut Bronsted-Lowry, Asam adalah spesi yang
memberikan (donor) proton, sedangkan Basa adalah spesi yang bertindak sebagai
penerima (akseptor) proton dalam suatu reaksi transfer proton.
Teori Bronsted-Lowry melengkapi konsep asam basa Arrhenius. Ion OH-
dalam teori Arrhenius tetap menjadi basa dalam teori Bronsted-Lowry. Ion OH-
ini menerima ion H+ membentuk H2O. pada reaksi asam basa
Bronsted-Lowry terdapat dua pasangan asam basa konjugasi.
Contoh :
HNO3 + H2O → H3O+ + NO3-
Asam basa asam konjugasi basa
konjugasi
Pada reaksi di atas HNO3 adalah asam karena
mendonorkan proton (H+) pada H2O. sementara itu, H2O
merupakan basa karena menerima proton (H+) dari HNO3.
Oleh karena itu, H3O+ merupakan asam konjugasi dari H2O
dan NO3- merupakan basa konjugasi dari HNO3.
3) Konsep asam basa Menurut Lewis
Pada tahun 1923, Gilbert
N. Lewis, kimiawan dari Amerika Serikat mendefinisikan asam basa
berdasarkan teori ikatan kimia. Menurut Lewis, Asam adalah penerima (akseptor) pasangan elektron bebas. Sementara
itu, Basa adalah pemberi (donor)
pasangan elektron bebas.
Contoh :
F H
F H
F B + :N H
F B N H
F
H F H
D.
Metode dan Model
Pembelajaran
Metode :
Diskusi, Tanya Jawab, Penugasan
Model :
Model Jigsaw
E.
Media dan Sumber
Pembelajaran
Media : Power Point, LCD, Lembar Kerja Siswa (LKS)
Sumber : Video Animasi, Buku-Buku Kimia kelas XI SMA/MA
F.
Kegiatan
Pembelajaran
Kegiatan
|
Langkah-langkah Model Pembelajaran Jigsaw
|
Deskripsi Kegiatan
|
Alokasi Waktu
|
|
Guru
|
Siswa
|
|||
Pendahuluan
|
Pendahuluan
|
Guru memberikan
salam
|
Siswa menjawab
salam guru
|
2 menit
|
Guru
mempersilahkan siswa untuk berdoa
|
Ketua kelas
memimpin doa dan siswa lainnya berdoa
|
|||
Guru menanyakan
kehadiran siswa kepada ketua kelas
|
Ketua memberi keterangan
kepada guru
|
|||
Apersepsi
|
Guru menampilkan gambar buah jeruk nipis dan pare, lalu guru menanyakan
masing-masing rasa dari dua gambar tersebut
|
Siswa memperhatikan, dan siswa merespon pertanyaan guru
|
||
Guru menyampaikan tujuan
pembelajaran
|
Siswa mendengarkan penjelasan guru
|
|||
Inti
|
Peserta didik dikelompokkan ke dalam +/-
4 anggota tim
|
Guru membagi
siswa ke dalam 3 kelompok dengan 3 anggota tim per kelompok
|
Siswa berkumpul
dengan anggota kelompoknya
|
1 menit
|
·
Tiap orang dalam tim diberi bagian materi tang berbeda
·
Tiap orang dalam tim diberi bagian materi yang ditugaskan
|
Guru memberikan LKS dengan 3 materi berbeda yang akan dibahas, lalu memerintahkan siswa untuk membagi anggota
kelompoknya untuk membahas materi tertentu
|
Siswa menjalankan
perintah guru dan anggota kelompok masing-masing memilih
materi yang akan dibahasnya
|
1 menit
|
|
Anggota dari tim
yang berbeda yang telah mempelajari bagian/materi yang sama bertemu dalam kelompok baru
(kelompok ahli) untuk mendiskusikan materi mereka
|
Guru
memerintahkan siswa yang memegang materi tertentu untuk bertemu dengan anggota
kelompok lain yang memegang materi yang sama (sebagai tim ahli)
|
Siswa berkumpul
dengan kelompok tim ahli sesuai materi yang diperolehnya
|
1 menit
|
|
Guru menampilkan video animasi
|
Siswa menyaksikan video animasi
|
2 menit
|
||
Guru meminta
siswa untuk berdiskusi dengan anggota kelompok tim ahli masing-masing
|
Siswa berdiskusi
dengan kelompok tim ahli masing-masing
|
3 menit
|
||
Setelah selesai
diskusi sebagai tim ahli tiap anggota kembali ke kelompok asal dan bergantian
menjelaskan kepada teman satu tim mereka tentang sub bab yang mereka kuasai
dan tiap anggota lainnya mendengarkan dengan sungguh-sungguh
|
Guru meminta
siswa untuk kembali ke kelompok aslinya dan meminta siswa menjelaskan kepada teman
satu kelompok mereka tentang sub bab yang mereka kuasai
|
Siswa kembali ke
kelompok aslinya dan
menjelaskan kepada anggota kelompoknya tentang materi yang mereka kuasai
|
1 menit
|
|
Tiap tim ahli mempresentasikan hasil diskusi
|
Guru meminta perwakilan tim ahli untuk
mempresentasikan materi yang mereka bahas dan yang telah mereka kuasai
|
Siswa yang
bertugas sebagai tim ahli mempresentasikan materi yang telah di diskusikan dan siswa lain
memperhatikan dengan sungguh-sungguh
|
3 menit
|
|
Penutup
|
Guru memberi evaluasi
|
Guru meminta
salah seorang siswa untuk menyimpulkan pembelajaran
|
Salah seorang
siswa menyimpulkan pembelajaran
|
2 menit
|
Guru menampilkan soal evaluasi untuk
dikerjakan siswa secara individu
|
Siswa mengerjakan
soal evaluasi secara individu
|
|||
Guru meminta
siswa mengumpulkan jawaban evaluasi yang sudah mereka kerjakan
|
Siswa
mengumpulkan jawaban evaluasi yang telah dikerjakan
|
|||
Penutup
|
Guru mengakhiri
pembelajaran dengan mengucapkan salam
|
Siswa menjawab
salam guru
|
||
G.
Penilaian
·
Penilaian
Sikap
Rubrik Penilaian Sikap
No.
|
Nama
|
Sikap
Spiritual
|
Sikap
Sosial
|
Total
Skor
|
|
Menghayati
Karunia Tuhan Yang Maha Esa
(Skor
1 – 4)
|
Tanggung
Jawab
(Skor
1 – 4)
|
Kerja
sama
(Skor
1 – 4)
|
|||
1
|
|||||
2
|
|||||
dst
|
|||||
Keterangan
:
Skor 4 :
apabila selalu konsisten menunjukan sikap sesuai aspek sikap.
Skor 3 : apabila sering konsisten menunjukkan sikap
sesuaiaspek sikap dan kadang-kadang tidak sesuai aspek sikap.
Skor 2 : apabila kadang-kadang konsisten menunjukkan sikap sesuai
aspek sikap dan sering tidak sesuai aspek sikap.
Skor 1 :
apabila tidak pernah konsisten menunjukkan sikap sesuai aspek sikap.
Nilai
sikap peserta didik : Jumlah nilai yang diperoleh dibagi 3.
·
Penilaian
Keterampilan
Rubrik Penilaian Keterampilan
(presentasi)
No.
|
Nama
Kelompok Peserta Didik
|
Kemampuan
Presentasi
(Skor
1 – 4)
|
Kemampuan
Bertanya
(Skor
1 – 4)
|
Kemampuan
Menjawab
(Skor
1 – 4)
|
Total
Skor
|
1
|
|||||
2
|
|||||
dst
|
Keterangan :
Skor 4 : apabila selalu
konsisten menunjukan keterampilan sesuai aspek keterampilan.
Skor 3 : apabila sering konsisten menunjukkan
keterampilan sesuai aspek keterampilan dan kadang-kadang tidak sesuai aspek
keterampilan.
Skor 2 :
apabila kadang-kadang konsisten menunjukkan keterampilan sesuai aspek
keterampilan dan sering tidak sesuai aspek keterampilan.
Skor 1 :
apabila tidak pernah konsisten menunjukkan keterampilan sesuai aspek
keterampilan.
Nilai
keterampilan peserta didik : Jumlah nilai yang diperoleh dibagi 3.
·
Penilaian
Kognitif
SOAL EVALUASI
1.
Jelaskan
konsep asam basa menurut Arrhenius !
2.
Identifikasilah
spesi asam dan spesi basa menurut Arrhenius dari senyawa berikut jika
dilarutkan dalam air, disertai persamaan reaksinya.
a.
HBr d. H2SO4
b.
NH4OH e. Ca(OH)2
c.
LiOH f. HNO3
3.
Jelaskan
konsep asam basa menurut Bronsted-Lowry !
4. Identifikasilah
spesi asam dan spesi basa menurut Bronsted-Lowry dari persamaan reaksi berikut
!
a.
HSO4-
+ H2O
→ H3O+ + SO4-
b.
NH3 + H2O → NH4+ + OH-
5. Jelaskan
Konsep asam basa menurut Lewis !
6. Identifikasilah
spesi asam dan spesi basa menurut Lewis dari persamaan reaksi berikut !
a.
BF3
+ NH3 → BF3NH3
b.
CH3COO-
+ NaBr → CH3COONaBr
KUNCI JAWABAN EVALUASI
1. Menurut Arrhenius asam adalah
suatu zat yang bila dilarutkan ke dalam air akan menghasilkan ion hidrogen (H+), sedangkan basa adalah suatu zat yang bila dilarutkan ke dalam
air akan menghasilkan ion hidroksida (OH-).
2. Identifikasi spesi asam basa menurut Arrhenius :
a. HBr
H+ + Br – (asam)
b. NH4OH
NH4+ + OH – (basa)
c. LiOH
Li+ + OH- (basa)
d. H2SO4
2H+ + SO4- (asam)
e. Ca(OH)2
Ca+ + 2 OH- (basa)
f. HNO3
H+ + NO3- (asam)
3.
Menurut Bronsted-Lowry asam adalah spesi yang
memberikan (donor) proton, sedangkan basa adalah spesi yang bertindak sebagai
penerima (akseptor) proton dalam suatu reaksi transfer proton.
4. Identifikasi spesi asam basa menurut Bronsted-Lowry :
a. H2SO4- + H2O → H3O+ + HSO4-
Asam Basa Asam Konjugat Basa Konjugat
b. NH3 + H2O →
NH4+ + OH-
Asam Basa Basa
Konjugat Asam Konjugat
5. Menurut Lewis asam adalah penerima (akseptor) pasangan elektron bebas, sedangkan basa
adalah pemberi (donor) pasangan elektron bebas.
6. Identifikasi spesi asam basa menurut Lewis :
F H F H
a.
F B: +
N H F
B N H
F H F H
NH3 sebagai asam, BF3
sebagai basa
O O
CH3 C: + Na
Br CH3 C
Na Br
O O
NaBr
sebagai asam, CH3COO- sebagai basa
PEDOMAN PENSKORAN
NO.
SOAL
|
KRITERIA
PENILAIAN
|
SKOR
|
1.
|
Menjelaskan konsep asam basa menurut Arrhenius dengan
benar
|
10
|
SKOR
MAKIMAL
|
10
|
|
2.
|
Mengidentifikasi
spesi asam dan spesi basa menurut Arrhenius dari suatu senyawa yang
dilarutkan dalam air
|
20
|
SKOR MAKSIMAL
|
20
|
|
3.
|
Menjelaskan
konsep asam basa menurut Bronsted-Lowry dengan benar
|
15
|
SKOR MAKSIMAL
|
15
|
|
4.
|
Mengidentifikasi
spesi asam dan spesi basa menurut Bronsted-Lowry dengan benar
|
20
|
SKOR MAKSIMAL
|
20
|
|
5.
|
Menjelaskan
konsep asam basa menurut Lewis dengan benar
|
15
|
SKOR MAKSIMAL
|
15
|
|
6.
|
Mengidentifikasi
spesi asam dan spesi basa menurut Lewis dengan benar
|
20
|
SKOR MAKSIMAL
|
20
|
|
SKOR
TOTAL
|
100
|
|
Skor =
Tidak ada komentar:
Posting Komentar